Website Iklan Tayang Selamanya
Selamat datang di situs web periklanan jaringan unikbaca.com "Semoga Hari Anda Selalu Menyenangkan!"
Setidaknya satu iklan Anda posting juga di situs web iklan ini!
Agar pengunjung atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda
📝 POSTING Hari ini DISKON 50%

Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Apa itu Viral Content dan Bagaimana Sebuah Content Bisa Viral?

Viral Content adalah istilah yang disematkan pada sebuah konten atau ide dimana konten tersebut menyebar dengan cara dibagikan dari satu orang ke orang lain.

Maksud Viral | SEOBlog.id

Karena menggunakan media Facebook maka viral dimaksud disini adalah menyebar luas di Facebook.

Lantas bagaimana cara kerja viral content tersebut, nah untuk mengetahui lebih jauh lagi apa itu viral content mari ita simak penjelasan berikut ini.

Yang menentukan sebuah konten disebut viral atau berpotensi viral bukan dari jumlah like, comment, atau sharenya.

Like, comment, atau share itu sangat relative tergantung reach dari konten tersebut. Sementara reach juga sangat bergantung dari algoritma Facebook sendiri.

Fanspage dengan jumlah fans sangat banyak, tentunya akan mudah mendapatkan jumlah interaksi di setiap postnya karena reach organicnya juga besar.

Apa Itu Viral Content

Jadi apa yang menentukan sebuah konten itu viral atau berpotensi viral?

Konten viral atau berpotensi viral ditentukan berdasarkan rasio atau perbandingan jumlah like dan share.

Sebuah post berpotensi viral bila nilai perbandingan like dan share 20% atau lebih.

Contoh:

  • Post A: 1000 like, 200 share -> potensi viral.
  • Post B: 1000 like, 1000 share -> viral
  • Post C: 1000 like, 2000 share -> viral banget


Seorang professor bernama Jonah Berger, menganalisa 10.000 konten dan menemukan ada 6 kunci mengapa konten bisa menjadi viral.

Ia menyebutnya 6 key STEPPS. Analisa ini membuktikan bahwa sebuah konten di sosial media bisa menjadi viral bukan karena kebetulan. Viral itu bisa diciptakan.

6 kunci ini dijelaskan secara lengkap dibukunya yang berjudul Contagious: Why Things Catch On. 6 kunci itu adalah:

S = Social currency
T = Trigger
E = Emotion
P = Public
P = Practical value
S = Story

Dari 6 faktor tersebut yang bisa dicari dan ditemukan di Facebook adalah Emotion dan Story.
Hampir bisa dipastikan seseorang itu berbagi karena emosinya.

Mereka terpengaruh ketika melihat atau membaca konten di Facebook. Pikiran yang sudah bercampur dengan emosi mempengaruhi mereka untuk segera mengambil tindakan saat itu juga. Kepedulian, memancing mereka untuk berbagi. Jadi prinsipnya “When We Care, We Share”.

Ada 2 jenis emosi, yaitu positif dan negatif.

Contoh:

Share karena emosi positif

Fans Barcelona, ketika melihat jagoan nya juara liga, perasaan mereka senang bukan main dan mereka akan berbagi berita kemenangan jagoannya dan tidak berhenti membicarakan topik itu.

Share karena emosi negatif

Orang yang berjiwa nasionalis, ketika membaca dan mendengar kebijakan buruk pemerintah akan merasa marah. Lalu mereka berbagi konten tersebut, dan tidak henti-hentinya membicarakan topik tersebut.

Jadi baik konten positif ataupun konten negatif sama-sama berpotensi untuk menjadi sebuah konten yang viral.

Tapi yang paling penting bukan jenis emosinya tapi tingkat emosinya yang membedakan suatu konten bisa menjadi viral.

Semakin tinggi level emosi yang terlibat maka semakin tinggi pula keinginan orang untuk berbagi. Masih penasaran apa itu viral content?

Baca juga 5 Cara Menjadi Reseller Baju Sukses Buat Pemula

thumbnail

Video Facebook Downloader Cara Mudah Dowload Video Facebook

Setiap hari kita menghabiskan banyak waktu di situs media sosial seperti Facebook, Twitter dan lain-lain. Situs-situs media sosial menyediakan beragam kemudahan akses informasi seakan tanpa batas. Aktivitas user di media sosial kini semakin beragam dengan meningkatnya pengguna media sosial di dalamnya.

Video Facebook Downloader

Bila dulu media sosial digunakan hanya untuk kegiatan memperluas lingkaran pertemanan kini dengan semakin beragamnya fitur yang disediakan oleh media sosial memungkinkan pengguna melakukan berbagai aktivitas seperti menyisipkan video dari situs-situs lain dan mengupload langsung ke server Facebook.

Namun sebaliknya Facebook hingga kini belum menyediakan fitur paling dibutuhkan oleh penggunanya, yaitu Video Downloader.

Namun ada kabar baik bagi Anda yang masih bingung ingin mendownload video yang dibagikan teman atau keluarga. Portal FBDown Video Downloader menyediakan fitur yang memungkingkan Anda untuk mendownload video-video dari Facebook dan menyimpannya ke dalam komputer Anda.

FBdown merupakan aplikasi online yag memungkinkan Anda untuk men-download video dari situs media sosial favorit Anda. Terlepas dari YouTube, Facebook menawarkan pengguna untuk meng-upload video sementara FBdown memungkinkan Anda untuk mendownload dan menyimpan video ke komputer Anda.

Fitur sederhana ini dapat digunakan dengan menyalin URL Video dari Facebook kemudian menempelkan ke kolom yang disediakan dan Anda sudah mulai dapat mendownload.

Anda dapat menyimpan video Facebook menjadi 2 format Low Quality dan High Quality.

Anda dapat mendownload video dari Facebook tanpa batas, bandwidth penuh diberikan kepada Anda saat mendownload video dari Facebook. Tersedia juga ekstensi Chrome untuk download biasa. Tool ini dapat Anda akses di FBDown.net.

Tentu saja selain FBDown masih banyak tool lain yang dapat digunakan untuk mendownload video dari Facebook. Namun pengalaman saya menggunakan FBDown sudah sangat memadai. Bagaimana dengan Anda?

Lihat juga Video Facebook Ads Peluang Baru Mendapatkan Uang dari Internet

thumbnail

Video Facebook Ads Peluang Baru Mendapatkan Uang dari Internet

Pengguna social media Facebook kini punya peluang baru mendapatkan uang dari internet, khususnya bagi Anda yang suka upload video di Facebook. Mark Zuckerberg si empunya Facebook berencana membuat fitur baru di media sosialnya.

Fitur ini disebut Video Facebook Ads, yang memungkinkan pengguna untuk memasang iklan di video yang diupload ke Facebook dan berkesempatan memperoleh penghasilan dari iklan yang tayang di video miliknya.

Video Facebook Ads Peluang Mendapatkan Uang dari Internet

Kebijakan memonetisasi video di Facebook ini diambil tidak lepas dari jumlah pemirsa yang terbilang lumayan besar. Hal ini senada dengan pernyataan Mark Zuckerberg pada November 2016 lalu.

Mark menegaskan bahwa jejaring sosial miliknya ini akan lebih memprioritaskan konten video. Bahkan Mark sempat mengungkapkan penonton video di Facebook berhasil mencapai 8 miliar per hari. Hanya saja, data ini dinilai bermasalah oleh beberapa pihak.

Namun Facebook berkilah dengan menyebutkan bahwa mereka sudah mengkalkulasikan jumlah pengguna ke dalam daftar penonton walau baru menonton video selama 3 detik.

Terkait masalah ini, Facebook sempat mengklarifikasi hal ini ke sejumlah pengiklan. Pada saat itu Facebook mengklaim, penggunanya menonton 100 jam video per hari.

Menurut kabar yang beredar, Mark akan mencoba format iklan di tengah video, yang dapat dipasang oleh pembuat konten dan akan muncul setelah seseorang menonton video tersebut selama 90 detik kemudian iklan akan tayang selama 20 detik.

Sayangnya tidak semua pengguna dapat menggunakan fitur Video Facebook Ads ini tidak jelas apakah hanya untuk pengguna terverifikasi saja.

 Hal ini senada dengan yang diberitakan Engadget, Rabu (11/1/2017) yang menyebutkan bahwa kebijakan baru ini tidak akan berpengaruh untuk video yang diupload oleh pengguna biasa.

Mirip-mirip dengan Youtube, Facebook berencana menggunakan sistem bagi hasil dengan pembuat video tersebut. Rencanananya Facebook akan menerapkan bagi hasil 55 persen dari penghasilan iklan yang tayang di video.

Satu hal yang menjadikan Video Facebook Ads kurang begitu menarik bagi sebagian besar penerbit konten adalah keputusan CEO Mark Zuckerberg yang melarang iklan video tayang di awal konten, sangat berbeda dengan pemain lain di bisnis periklanan video seperti Youtube.

Pasalnya kebijakan Mark ini akan membuat kebanyakan penerbit konten mendapatkan penghasilan yang lebih kecil bahkan tidak mendapatkan penghasilan sama sekali, walau sebagian besar pembuat konten video tersebut telah mengeluarkan banyak uang, waktu dan tenaga untuk membuat video mereka menarik untuk ditonton.

Jelas kebijakan Mark Zuckerberg akan membuat sebagian kreator video enggan menggunakan fitur video Facebook ads ini untuk mengupload video berharga di Facebook.

Kebanyakan pembuat konten video lebih senang mengandalkan Youtube untuk mendapatkan uang dari internet melalui iklan yang tayang di video mereka.

Lihat juga:
Meningkatkan Penjualan Online Dengan Mobile Marketing